Seorang komika, Pandji Pragiwaksono, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia mendapat teguran keras dari Habib Rizieq Shihab terkait materi dalam pertunjukan stand up comedy-nya yang bertajuk ‘Mens Rea’. Pandji diduga telah melakukan penistaan agama melalui materi yang membahas soal salat.
Dukungan untuk Kritik Pemerintah, Larangan Menyinggung Agama
Habib Rizieq Shihab menyatakan dukungannya terhadap materi komedi yang berisi kritik terhadap pemerintah. Namun, ia menekankan pentingnya untuk tidak menyinggung unsur agama dalam setiap materi lawakan.
“Jadi gara-gara si pelawak ini ngomong soal salat, netizen banyak bela dia. Ati-ati kalau mau cari duit dari lawakanmu, cari duitlah dari lawakanmu, kau mau komedian, komedianlah, nggak usah bawa-bawa agama, nggak usah pakai kasih fatwa, kau bukan ulama, ustaz juga bukan,” ujar Habib Rizieq dalam tayangan YouTube ‘Islamic Brotherhood Television’ yang dilihat pada Selasa (13/1/2025).
Ia melanjutkan, “Tapi kalau kau mau kritik presiden, menteri, pejabat, silakan. Bahkan mau kritik ulama pun kalau memang ulama itu salah, kritik. Tapi jangan sekali-kali menistakan agama.”
Peringatan untuk Anak Muda dan Pentingnya Mengingatkan Penistaan Agama
Habib Rizieq juga memberikan peringatan kepada generasi muda agar tidak memberikan dukungan secara membabi buta. Ia menilai bahwa setiap tindakan yang menista agama wajib untuk diingatkan.
“Jadi ini perlu saya sampaikan khususnya anak muda, jangan kita membabi buta bela orang hanya karena ‘Oh bagus nih dia kritik presiden, bagus nih dia kritik menteri, hebat ini pahlawan, ini dia kritik pejabat-pejabat, saya bela dia’. Tapi bagian dia hina agama, diam. Nggak boleh,” tegasnya.
“Sehebat apa pun dia, seberani apa pun dia, sebagus apa pun ucapan dia, setinggi apa pun nilai kritik dia, kalau sudah menghina agama, wajib kita ingatkan, betul? Takbir!” serunya.
Harapan Tobat dan Permintaan Maaf
Habib Rizieq berharap Pandji Pragiwaksono tidak sengaja menyinggung soal salat dalam materi komedinya. Ia kembali menegaskan dukungannya terhadap komedi dan kritik, namun menolak keras penistaan agama.
“Kalau dia nggak sengaja, segera bertobat, mohon ampun pada Allah, jangan diulangi lagi. Teruskan lawakanmu, teruskan komedimu, teruskan kritikmu, saya dukung. Tapi jangan sekali-kali kau melakukan penistaan agama,” tuturnya.
Lebih lanjut, Habib Rizieq meminta Pandji untuk segera meminta maaf kepada seluruh umat Islam. Ia juga mendesak Netflix untuk mencabut atau menghapus bagian rekaman yang diduga menghina agama.
“Kita ingatkan juga rekamannya yang ada di Netflix bagian yang menghina salat tadi, hapus! Ini ada di Netflix, ditonton jutaan orang, jutaan orang menonton dan pihak Netflix wajib cabut rekaman tersebut, sekurangnya hapus bagian yang menistakan agama,” ujarnya.
“Saya ingatkan pada sang pelawak minta maaflah, mohon ampunlah kepada Allah, bertobat minta maaf pada umat Islam dan bertekad untuk tidak mengulangi, sesali perbuatan tersebut,” lanjutnya.
Ancaman Laporan FPI Jika Netflix Tidak Bertindak
Habib Rizieq juga memberikan peringatan tegas. Jika pihak Netflix tidak menghapus bagian yang diduga menista agama dan Pandji tidak bertobat, Front Pembela Islam (FPI) akan menyiapkan laporan hukum.
“Kalau nggak mau tobat, Netflix tetap tak menghapus, saya yang akan dorong FPI untuk menyiapkan laporan dan tuntutan. Kita tak melaporkan urusan kritiknya pada pemerintah, FPI sendiri sering kritik kok, saya juga sering kritik kok, kritik silakan tapi nista agama stop, nggak boleh terjadi,” katanya.






