Alvaro Arbeloa, pelatih baru Real Madrid, menepis perbandingan gaya kepelatihannya dengan Jose Mourinho. Arbeloa, yang diperkenalkan secara resmi pada Selasa (13/1/2026) waktu setempat, menegaskan keinginannya untuk menempuh jalannya sendiri dalam karier kepelatihan.
Promosi dari Madrid Castilla
Pria berusia 42 tahun itu dipromosikan dari Real Madrid Castilla, di mana ia telah memimpin akademi tersebut dalam 200 pertandingan dengan catatan 151 kemenangan. Gaya kepelatihannya yang dinilai progresif tak jarang disandingkan dengan Jose Mourinho, sosok yang pernah menjadi mentornya.
Menolak Perbandingan, Merangkul Identitas Sendiri
Meskipun menghargai pengaruh besar Mourinho dalam kariernya, Arbeloa menyatakan bahwa meniru gaya pelatih asal Portugal itu akan menjadi langkah yang keliru. “Saya belum bicara dengannya. Buat saya, merupakan sebuah kehormatan dilatih beliaun, seseorang yang punya pengaruh besar terhadap saya,” ujar Arbeloa seperti dilansir Football Espana.
“Saya akan jadi seperti Arbeloa; saya tidak takut gagal, tapi kalau saya mencoba untuk jadi seperti Mourinho, saya akan gagal total.”
Belajar dari Banyak Pelatih
Arbeloa menambahkan bahwa ia telah belajar dari banyak pelatih sepanjang kariernya. Ia menekankan pentingnya mengambil pelajaran terbaik dari setiap individu. “Saya pernah dilatih banyak pelatih. Mereka sangat penting dalam karier saya, pengaruhnya besar. Anda punya cara sendiri dan mengambil yang terbaik dari setiap orang. Banyak yang jadi legenda, mereka sudah meraih segalanya dalam sepakbola. saya harap setidaknya saya bisa separuhnya,” katanya.
Sebelumnya, beredar video yang mengaitkan Arbeloa dengan penggantian Carlo Ancelotti di kursi pelatih Madrid, memicu harapan para penggemar akan era baru di klub ibu kota Spanyol tersebut.






