London – Gelandang asal Inggris, Conor Gallagher, secara resmi telah bergabung dengan Tottenham Hotspur. Kepindahan ini mengakhiri spekulasi transfer yang beredar, dengan Gallagher menandatangani kontrak jangka panjang bersama klub berjuluk The Lilywhites tersebut. Peresmian transfer Gallagher dilakukan oleh Spurs pada Rabu (14/1/2026).
Detail Transfer dan Pernyataan Pemain
Gallagher meninggalkan Atletico Madrid setelah dibeli dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 40 juta Euro, atau setara dengan Rp 786,2 miliar. Kepindahan ini dikonfirmasi oleh jurnalis terkemuka, Fabrizio Romano.
“Saya sangat senang dan antusias berada di sini, mengambil langkah selanjutnya dalam karier saya di klub yang luar biasa ini,” ujar Gallagher dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan, “Saya ingin menjadi pemain Spurs dan syukurlah klub juga merasa demikian. Prosesnya sangat mudah, terjadi dengan cepat, dan saya siap untuk turun ke lapangan.”
Lebih lanjut, pemain yang dikenal dengan energinya di lapangan ini mengungkapkan antusiasmenya terhadap dukungan suporter. “Saya tahu betapa hebatnya para penggemar di sini, saya sangat senang menjadi bagian dari ini dan ingin menciptakan momen-momen spesial dan kenangan bersama,” pungkas Conor Gallagher.
Pihak Tottenham Hotspur juga menyambut kedatangan pemain barunya melalui unggahan di akun media sosial resmi mereka, “Welcome to North London. pic.twitter.com/FsCLFWgxFR — Tottenham Hotspur (@SpursOfficial) January 14, 2026”.
Perjalanan Karier Gallagher
Conor Gallagher sejatinya baru bergabung dengan Atletico Madrid pada tahun 2024. Saat itu, ia dibeli dari Chelsea dengan mahar 34 juta paun dan dikontrak hingga tahun 2029. Selama berseragam Los Rojiblancos, Gallagher menunjukkan performa yang vital dengan mencatatkan 50 penampilan dan mencetak 4 gol. Ia turut berkontribusi membawa Atletico finis di posisi ketiga klasemen LaLiga, mencapai babak 16 besar Liga Champions, dan melaju hingga semifinal Copa del Rey pada musim pertamanya.
Namun, pada musim ini, kesempatan bermain Gallagher di Atletico Madrid cenderung minim. Dari total 27 penampilannya, 18 di antaranya ia jalani sebagai pemain pengganti yang masuk dari bangku cadangan. Hanya 4 kali ia dipercaya tampil sebagai starter, dengan catatan 3 gol dan satu assist.
Ambisi di Tottenham
Alasan utama Gallagher memutuskan pindah ke Tottenham Hotspur dikabarkan karena keinginannya untuk mendapatkan menit bermain yang lebih reguler. Hal ini juga berkaitan dengan ambisinya untuk merebut satu tempat di skuad Tim Nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Gallagher, yang merupakan jebolan akademi Chelsea, sempat membela klub asal London tersebut hingga tahun 2024. Pengalamannya di Premier League tidak perlu diragukan lagi. Ia pernah dipinjamkan ke beberapa klub seperti Charlton Athletic, Swansea City, West Bromwich Albion, dan Crystal Palace. Pengalaman ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Spurs di sisa musim ini.
Kondisi Tottenham Hotspur
Kepindahan Gallagher terjadi di saat Tottenham Hotspur tengah menghadapi periode sulit. Tim asuhan Thomas Frank ini tercatat hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir mereka. Saat ini, Spurs terpuruk di peringkat ke-14 klasemen Liga Inggris dan baru saja tersingkir dari ajang Piala FA.






