Bogor – Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Senin (12/1/2026) pagi menyebabkan atap rumah di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, ambruk. Bangunan tersebut diketahui sudah rapuh dan tidak layak huni.
Atap Dapur Ambruk, Tembok Retak
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan bahwa peristiwa atap rumah ambruk terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di RT 04 RW 02. Ia menyatakan bahwa kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh menjadi faktor utama keruntuhan.
“Kejadian atap rumah ambruk di Kelurahan Sukaresmi RT 04 RW 02 Kecamatan Tanah Sareal. Atap rumah ambruk dikarenakan hujan deras yang melanda daerah tersebut serta bangunan rumah sudah lama dan pada rapuh,” kata Dimas Tiko Prahadi Sasongko dalam keterangan tertulisnya.
Akibat kejadian tersebut, bagian dapur rumah milik Bapak Komarudin mengalami keruntuhan atap dan temboknya retak. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Penghuni rumah tidak perlu diungsikan, namun status rumah kini dinyatakan tidak layak huni.
BPBD Berikan Bantuan Terpal
Menanggapi kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bogor segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan darurat. Bantuan yang diberikan berupa terpal untuk menutup sementara bagian atap yang ambruk.
Dimas menambahkan bahwa BPBD juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk merencanakan perbaikan rumah tersebut. “Asesmen, dokumentasi dan koordinasi tanggap darurat kejadian bersama, dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan. Menyerahkan kebutuhan mendesak berupa terpal,” jelas Dimas.






