Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan kelakar mengenai tiang-tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said yang telah mangkrak selama puluhan tahun. Ia bercerita bahwa sebelum tiang-tiang tersebut dibongkar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sempat ada minat dari komunitas Madura untuk mengambil alihnya.
Pernyataan ini disampaikan Rano saat menghadiri acara Go Live Ceremony ERP Fusion PAM Jaya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (15/1/2026). “Sebetulnya saya sudah berbisik sama Pak Gub, ‘Mas, kalau mau kasih sama Madura, dapat duit kita ini.’ Serius. ‘Wah Bang, ini bukan punya kita.’ Bukan, daripada kita keluar duit, udahlah , kita borongin sama Madura. Kita dapat duit,” ujar Rano yang disambut tawa hadirin.
Lebih lanjut, Rano menjelaskan bahwa komunitas Madura bahkan telah mengirimkan surat resmi kepada Pemprov DKI Jakarta untuk menyatakan ketertarikan mereka terhadap tiang monorel Rasuna Said. Namun, sebelum surat tersebut sempat ditindaklanjuti, sebagian tiang monorel sudah lebih dulu hilang.
“Kita pernah disuratin sama komunitas Madura ini. Belum kita jawab, dua tiang sudah hilang,” kelakarnya lagi.
Menurut Rano, proyek monorel di Rasuna Said telah mangkrak selama lebih dari 21 tahun tanpa kejelasan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Ini sudah 21 tahun dibiarkan. Sudah ada korban juga akibat kecelakaan di sekitar tiang monorel itu,” katanya.
Pemprov DKI Jakarta akhirnya memutuskan untuk membongkar tiang monorel di Rasuna Said sebagai bagian dari upaya penataan kawasan. Rano menegaskan bahwa biaya pembongkaran tiang monorel relatif kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan biaya penataan kawasan.
“Tebang monorel itu cuma sekitar Rp 254 juta. Yang Rp 100 miliar itu bukan buat monorelnya, tapi untuk penataan Jalan Rasuna Said dari ujung ke ujung,” tegasnya.
Rano berharap pembongkaran tiang monorel ini dapat memperbaiki tata ruang Jalan Rasuna Said, termasuk menyamakan lebar jalan di kedua sisi serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.






