Albacete secara mengejutkan berhasil menyingkirkan raksasa Real Madrid dari babak 16 besar Copa del Rey. Kemenangan ini terasa spesial bagi tim yang saat ini berkompetisi di divisi kedua Liga Spanyol tersebut, mengingat rekor pertemuan terakhir dan posisi mereka di klasemen.
Jalannya Pertandingan yang Dramatis
Pertandingan yang digelar di kandang Albacete pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB berlangsung sengit. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol Villar pada menit ke-42. Namun, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui Mastantuono di masa injury time babak pertama.
Memasuki babak kedua, Albacete kembali memimpin berkat gol Betancor di menit ke-82. Real Madrid sempat memberikan perlawanan dengan gol penyama kedudukan dari Gonzalo di injury time babak kedua. Namun, drama terjadi di menit akhir ketika sepakan cungkil Betancor memastikan kemenangan dramatis untuk Albacete di menit ke-90+4.
Tren Buruk dan Posisi Klasemen
Kemenangan atas Real Madrid ini menjadi sorotan tersendiri mengingat Albacete sedang tidak dalam performa terbaiknya. Sebelum menghadapi Madrid, terakhir kali mereka meraih kemenangan adalah pada 8 Desember 2025 melawan Burgos. Setelah itu, Albacete mencatat dua hasil imbang dan dua kekalahan di Divisi Segunda.
Di babak sebelumnya, Albacete juga lolos ke babak 16 besar melalui adu penalti melawan Celta Vigo setelah bermain imbang 2-2. Saat ini, Albacete menghuni peringkat ke-17 klasemen Divisi Segunda dengan mengumpulkan 24 poin dari 17 pertandingan, menempatkan mereka di papan bawah.
Sorak Sorai Suporter
Kemenangan bersejarah ini disambut gegap gempita oleh para pendukung Albacete. Kegembiraan mereka diluapkan dengan ejekan kepada tim tamu. “Datang lagi besok ya,” teriak para suporter seperti dilansir dari Tribuna, menunjukkan rasa percaya diri dan euforia atas pencapaian tim kesayangan mereka.






