Sepakbola

Arne Slot Merasa Ada Kejanggalan Jumlah Penalti Liverpool Musim Ini

Advertisement

Manajer Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan kekecewaannya tidak hanya terkait keputusan wasit yang tidak memberikan penalti untuk timnya dalam laga imbang melawan Leeds United, tetapi juga merasa ada kejanggalan dalam jumlah penalti yang didapatkan Liverpool sepanjang musim ini.

Kekecewaan di Anfield

Dalam pertandingan yang berakhir 0-0 di Anfield pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB, Liverpool merasa berhak mendapatkan penalti pada menit ke-14. Hugo Ekitike yang menerima umpan terobosan ditahan oleh bek Leeds, Jaka Bijol, dari belakang. Meskipun Ekitike berusaha melanjutkan permainan dan mengoper bola kepada Florian Wirtz yang kemudian melepaskan tembakan, bola masih terhalang.

Slot mempertanyakan keputusan wasit, menyiratkan keraguan apakah Ekitike harus terjatuh terlebih dahulu agar dianggap dilanggar dan berhak mendapatkan tendangan penalti.

Statistik Penalti yang Aneh

Lebih lanjut, manajer asal Belanda itu menyatakan kegusarannya mengenai minimnya jumlah penalti yang diterima Liverpool musim ini. Hingga paruh musim, klub asal Merseyside itu baru mendapatkan satu kali kesempatan dari titik putih. Angka ini dianggap aneh oleh Slot, mengingat Liverpool memiliki rata-rata penguasaan bola tertinggi di liga.

Menurutnya, dominasi penguasaan bola seharusnya meningkatkan peluang timnya untuk dilanggar oleh lawan yang berusaha merebut bola.

Advertisement

Sikap Terhadap Penalti

Meskipun demikian, Arne Slot menegaskan bahwa ia tidak akan mendorong para pemainnya untuk sengaja menjatuhkan diri demi memenangkan penalti. Ia belum sepenuhnya yakin bahwa Liverpool berada dalam posisi yang dirugikan secara signifikan terkait penalti.

“Kami terus melakukan hal yang sama. Saya tak percaya dengan fakta bahwa dalam semusim Anda mendapatkan yang pantas Anda dapatkan. Tapi dalam jangka panjang sebutlah dua, tiga, empat musim, maka saya baru percaya,” ujar Slot dikutip BBC.

“Menurut saya, saya tidak salah terkait kami hanya dapat satu penalti musim ini. Buat tim dengan penguasaan bola tertinggi, ini mengejutkan.”

“Tapi saya tak akan bilang ke kalian bahwa saya mendorong mereka untuk terjatuh di situasi seperti itu. Kami ya kami. Kami tetap berdiri,” imbuhnya.

Advertisement