Manchester United dikabarkan menunjukkan minat serius untuk merekrut penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, guna memperkuat lini serang mereka. Klub berjuluk Setan Merah ini tengah mencari tambahan amunisi di posisi penyerang tengah, melengkapi nama-nama seperti Benjamin Sesko dan Joshua Zirkzee. Situasi Rasmus Hojlund yang dipinjamkan ke Napoli dengan opsi pembelian permanen juga menjadi pertimbangan.
Minat dari Old Trafford
Menurut laporan dari Sky Sports, Manchester United telah mengidentifikasi Mateta sebagai target potensial. Penyerang berusia 28 tahun asal Prancis ini masih terikat kontrak dengan Crystal Palace hingga musim panas 2027. Meskipun Palace berupaya mempertahankan pemainnya, Mateta belum menandatangani perpanjangan kontrak.
Spekulasi Transfer dan Posisi Crystal Palace
Situasi kontrak Mateta memicu spekulasi mengenai masa depannya di klub. Ada indikasi bahwa ketidakpastian ini mungkin berkaitan dengan masa depan manajer Oliver Glasner. Crystal Palace sendiri dikabarkan selangkah lagi mengamankan jasa Brennan Johnson dari Tottenham Hotspur, yang kehadirannya berpotensi memberikan lebih banyak opsi serangan bagi Mateta.
Nilai Pasar dan Strategi Transfer MU
Saat ini, nilai pasar Jean-Philippe Mateta diperkirakan mencapai 40 juta Euro atau sekitar Rp 785 miliar. Angka ini berpotensi mengalami penurunan jika Mateta tidak segera memperpanjang kontraknya. Manchester United berencana untuk melancarkan upaya perekrutan pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Jika upaya tersebut belum membuahkan hasil, MU akan kembali mencoba di bursa transfer musim panas.
Rekam Jejak Mateta di Crystal Palace
Sejak bergabung dengan Crystal Palace pada tahun 2022, Mateta telah menunjukkan konsistensi dalam mencetak gol. Dalam dua musim terakhir, ia berhasil mencetak dua digit gol di setiap musimnya. Secara total, pemain asal Prancis ini telah mengoleksi 46 gol dari 149 penampilan bersama Crystal Palace.
Keberhasilan transfer Mateta ke Manchester United dinilai akan sangat bergantung pada kemampuan Setan Merah untuk melepas terlebih dahulu pemain seperti Hojlund dan Zirkzee.






