Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengaku terkejut dengan pujian yang diterima timnya atas penampilan saat imbang melawan Arsenal. Menurutnya, masih ada aspek yang perlu dibenahi oleh The Reds.
Liverpool Ditahan Imbang Arsenal
Pertandingan antara Arsenal dan Liverpool di Emirates Stadium dalam lanjutan Premier League, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor kacamata 0-0. Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi poin.
Sebelum laga, Liverpool sempat diprediksi akan menghadapi pertandingan sulit di kandang Arsenal. Meskipun sedang dalam tren tak terkalahkan, performa The Reds musim ini dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.
Van Dijk Ungkap Kekecewaan di Balik Pujian
Di luar prediksi tersebut, penampilan Liverpool justru mendapat pujian. Hal ini menimbulkan keheranan bagi Van Dijk.
“Saya agak kaget orang-orang berpikir ini penampilan yang bagus, karena ketika kami menguasai bola 60 atau 70 persen melawan tim lain, orang-orang menilainya membosankan dan sekarang ini penampilan yang bagus,” ujar Van Dijk seperti dilansir Sky Sports.
Van Dijk menambahkan bahwa timnya masih kesulitan dalam menciptakan peluang yang berarti.
“Tapi sekali lagi kami hampir tidak menciptakan peluang dan sekarang kita bilang, ‘Penampilan yang luar biasa’. Inilah kami, kami bisa mendominasi penguasaan bola, kami tahu bagaimana membangun serangan, tapi kami jelas kesulitan dalam beberapa hal.”
Ia merinci beberapa area yang masih perlu ditingkatkan.
“Bola mati adalah salah satunya, mendominasi momen ketika kami di sepertiga akhir lapangan, menemukan operan dan eksekusi yang tepat, itulah hal yang masih belum di levelnya beberapa tim lain dan itulah kenapa kami bekerja setiap hari.”
Statistik Pertandingan
Statistik pertandingan menunjukkan Liverpool mendominasi penguasaan bola, terutama di babak kedua dengan mencapai 65%. Secara keseluruhan, The Reds unggul 52% dalam penguasaan bola.
Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan peluang yang tercipta. Dari total delapan tembakan yang dilepaskan Liverpool, tidak ada satupun yang mengarah tepat sasaran. Tim asuhan Arne Slot ini tercatat tidak menciptakan peluang besar.
Perbandingan dengan Laga Lain
Van Dijk membandingkan performa tersebut dengan pertandingan sebelumnya.
“Ya, kami tampil bagus dalam penguasaan bola, tapi bagi saya tidak jauh beda dibandingkan dengan saat melawan Leeds di kandang atau tandang ke Fulham, di mana kami mendominasi bola juga,” lanjut Van Dijk.
Ia menegaskan bahwa ekspektasinya terhadap tim lebih tinggi.
“Tapi kemudian orang-orang kesal tim-tim ini tidak sekelas Arsenal, tidak cukup bagus, yang juga saya setuju, karena saya juga ingin melihat kami menciptakan lebih banyak peluang,” katanya.






