Sidoarjo – Sebuah video yang memperlihatkan aksi berbahaya dua anak perempuan di Sidoarjo mencoba menghentikan laju kereta api secara viral di media sosial. Aksi yang diduga dipicu oleh keisengan ini sontak mengundang perhatian publik dan pihak berwenang.
Dalam video berdurasi sekitar 25 detik tersebut, terlihat salah satu anak perempuan berlari menyeberangi jalur rel kereta. Bocah itu bahkan sempat berhenti beberapa detik di tengah lintasan sambil mengangkat kedua tangannya, seolah hendak menghentikan kereta yang melintas dari arah Sidoarjo menuju Mojokerto.
Kedua anak perempuan tersebut diketahui merupakan kakak-adik, warga Kecamatan Candi, Sidoarjo, dengan usia sekitar 12 tahun. Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 17.20 WIB di kilometer 31+½ lintasan kereta api Sidoarjo arah Tulangan.
Kapolsek Tulangan, AKP Rizki Arif P, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan penelusuran anggota bersama tim Polsuska KAI, aksi itu terjadi di sekitaran perlintasan JPL 9 di Desa Durungbedug, Kecamatan Candi. Ia menambahkan bahwa orang tua kedua anak tersebut telah bertemu dan meminta maaf kepada pihak KAI.
“Hasil penelusuran anggota Polsek Tulangan bersama Polsuska PT KAI peristiwa itu berdekatan dengan JPL 9 yang berada di Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, bukan di wilayah Kecamatan Tulangan,” kata Rizki Arif saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).
Petugas KAI Daop 8 Surabaya yang menindaklanjuti video viral tersebut menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan murni karena iseng. Petugas juga telah mendatangi orang tua kedua anak tersebut untuk memberikan edukasi.
“Karena masih anak-anak, sekitar 12 tahun, kami simpulkan ini murni iseng. Mereka belum memahami risiko dan bahaya dari perbuatannya,” ujar Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.






