Berita

Nenek Pencuri Baju di Tanah Abang Berakhir Damai, Bayar Sebagian Barang Curian

Advertisement

Kasus pencurian belasan potong pakaian pria oleh seorang nenek di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, berakhir dengan mediasi. Nenek tersebut sepakat membayar sebagian dari total barang yang diambilnya kepada pedagang.

Mediasi di Pos RW

Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, nenek tersebut dibawa ke Pos RW 04 Jati Baru Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk dilakukan mediasi dengan pemilik toko. “Dari hasil mediasi pemilik toko meminta untuk dibayar semua barang yang sudah diambil, tetapi pelaku hanya menyanggupi membayar 7 potong dengan nominal Rp 1.225.000,” kata Erlyn, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Nenek tersebut hanya menyanggupi membayar tujuh potong baju yang dicurinya. Sisanya, sebanyak sembilan potong, dikembalikan kepada pemilik toko. “Untuk yang 9 potong dikembalikan lagi ke pemilik toko,” imbuhnya.

Modus Pencurian Terekam Video

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (7/1) sekitar pukul 11.00 WIB di Pasar Tanah Abang. Saksi mata yang merupakan karyawan toko mencurigai pelaku karena tumpukan barang terlihat berantakan. “Kemudian setelah didekati ternyata diduga pelaku sudah mengambil baju sebanyak 16 potong dengan cara dimasukkan ke dalam baju gamis,” jelas Erlyn.

Advertisement

Kejadian ini terekam dalam video amatir dan kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat nenek itu sedang diinterogasi oleh sejumlah pedagang setelah kepergok mencuri. Terdengar suara seorang pria membentak, “Kamu ada silet? Coba buka! Buka tasnya! buka,” dan “Ini kantong buat apaan, hah?”

Warga kemudian meminta nenek tersebut menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP). Ia menyerahkan fotokopi KTP. Pria dalam video itu kembali bertanya, “Kamu mau insaf nggak Mau lebaran di dalam (penjara) apa di luar?” sambil menoyor kepala si nenek.

Advertisement