Berita

Suami Artis Boiyen Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Rp 300 Juta

Advertisement

Jakarta – Rully Anggi Akbar, suami dari artis Boiyen, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi bisnis kuliner senilai ratusan juta rupiah. Laporan ini diajukan oleh seorang investor bernama Rio, melalui kuasa hukumnya, Surya Hamdani dan Santo Nababan.

Laporan Resmi Diterima Polda Metro Jaya

Laporan tersebut telah diterima dan terdaftar dengan nomor LP/B/109/I/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA pada Senin, 6 Januari 2026. “Jadi untuk hari ini kami sudah melakukan LP ya, di Polda Metro Jaya. Dan alhamdulillah diterima dengan baik oleh pihak SPKT,” ujar Surya Hamdani di Polda Metro Jaya.

Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Menurut Surya, kliennya, Rio, mengalami kerugian total sekitar Rp 300 juta. Dana tersebut merupakan investasi yang disetorkan kepada Rully Anggi Akbar untuk bisnis kulinernya. “Total keseluruhan itu kurang lebih Rp 300 juta,” kata Surya.

Surya menjelaskan bahwa keuntungan awal yang dijanjikan memang sempat diberikan kepada kliennya sesuai komitmen. Namun, pembayaran keuntungan tersebut tidak sesuai dengan isi perjanjian dan terhenti sejak Januari 2024. “Jadi yang sepatutnya telah disampaikan per bulan, namun terhenti di bulan Januari tahun 2024,” jelasnya.

Advertisement

Bukti dan Upaya Komunikasi

Pihak pelapor turut melampirkan sejumlah barang bukti, termasuk proposal bisnis yang diajukan Rully, bukti transfer dana, dan dokumen perjanjian investasi. Kuasa hukum pelapor lainnya, Santo Nababan, menambahkan bahwa kliennya telah berupaya berkomunikasi dengan Rully Anggi Akbar terkait persoalan ini.

“Dicoba komunikasi, tapi kan ini hubungannya dengan RAA sendiri ya. Jadi dengan RAA sendiri, kemarin juga udah disampaikan bahwa RAA katanya mau bertanggung jawab sendiri. Tapi kan faktanya nggak ada kan gitu ya, faktanya enggak ada, sampai saat ini,” ungkap Santo.

Hingga berita ini dimuat, detikcom telah mencoba menghubungi Rully Anggi Akbar melalui akun Instagramnya, namun belum mendapatkan respons.

Advertisement