Berita

Menkeu Purbaya Kunjungi Kejagung, Koordinasi Potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak

Advertisement

Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dikelola oleh institusi penegak hukum tersebut.

Koordinasi Potensi PNBP

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya pertemuan tersebut. “Memang tadi terinfo bahwa ada Pak Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa) datang ke sini, terkait dengan koordinasi,” ujar Anang kepada wartawan di gedung Kejagung, Jakarta Selatan.

Anang menjelaskan bahwa koordinasi ini difokuskan pada potensi PNBP yang dikelola Kejagung. “Kebetulan juga koordinasinya dalam rangka, itu kan, kita melihat potensi-potensi terkait dengan PNBP,” tambahnya.

PNBP Kejagung Capai Puluhan Triliun

Menurut Anang, PNBP yang berasal dari kasus-kasus yang ditangani Kejagung memiliki nilai yang signifikan. Ia menyebutkan bahwa penerimaan tersebut mencapai puluhan triliun rupiah pada tahun sebelumnya.

“Kemarin kan kita tahun kemarin ya, PNBP kita kan dari Kejaksaan cukup signifikan kan. Berapa puluh triliun. Nah sekarang, potensi yang ada di kita seperti apa. Hanya koordinasi, sebatas itu saja,” ungkapnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Anang menyatakan bahwa jika terdapat potensi PNBP yang dapat direalisasikan, maka akan dilakukan penagihan dan hasilnya akan disetorkan ke kas negara.

“Ya nanti kalau memang ada potensi dari PNBP yang bisa direalisasikan, ya mungkin diadakan penagihan, nanti otomatis kan kita akan setor ke kas negara. Tentunya kan masuk, bersinergi dengan Kemenkeu,” jelasnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung juga telah berbicara mengenai transformasi Kejaksaan untuk Indonesia.

Advertisement