Berita

RSUD Tebing Tinggi Dituding Tolak Pasien, Direktur Ungkap Alasan Ruangan Penuh

Advertisement

Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan dugaan penolakan pasien oleh RSUD Dr Kumpulan Pane di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Dalam video tersebut, seorang wanita mengeluhkan bahwa orang tuanya yang sakit tidak dapat dirawat karena ruangan penuh.

Wanita tersebut terdengar menyatakan, “Ginilah Pak, kami ditolak, katanya ruangannya penuh, saya orang yang nggak punya, Pak.” Ia mendampingi orang tuanya yang berada di dalam ambulans di depan rumah sakit.

Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD Dr Kumpulan Pane, Lili Marliana, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa kondisi ruangan di rumah sakit memang penuh pada saat kejadian.

Dua Opsi yang Ditawarkan

Lili Marliana menjelaskan bahwa dokter yang bertugas saat itu telah menyampaikan dua opsi kepada keluarga pasien. Opsi pertama adalah pasien dirawat sementara di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sambil menunggu ketersediaan kamar. Opsi kedua adalah mencari rumah sakit terdekat lainnya jika keluarga tidak bersedia menunggu.

Advertisement

“Dokter kita menyampaikan 2 opsi tadi, yang pertama dirawat di IGD dulu sambil nunggu kamar tersedia, yang kedua bisa langsung ke RS sekitar jika tidak bersedia menunggu,” ujar Lili Marliana melalui pesan singkat.

Keluarga pasien kemudian dilaporkan sempat menghubungi Rumah Sakit Pamela, namun kondisi kamar di sana juga penuh. Akhirnya, pasien dibawa ke Rumah Sakit Chevani setelah dipastikan ada kamar yang tersedia.

Advertisement